• Home
  • Tentang Situs & Penyusun
  • Tanya-Jawab
  • Astrofotografi

Weblog Astronomi Berbahasa Indonesia

Blog Astronomi Dari Indonesia

Feeds:
Posts
Comments

Koreksi Arah Mata Angin

2007.05.24 by Hanief Trihantoro

Koreksi Arah Mata Angin Untuk KompasSaya baru saja menyelesaikan perhitungan koreksi arah mata angin, tetapi masih dengan cara yang sederhana. Pertama-tama, saya melakukan penentuan arah timur-barat dengan metode bayangan. Saya menyediakan sebuah botol [sebenarnya yang bagus adalah tongkat yang ditancapkan di atas tanah dengan posisi tegak lurus, tapi saya tidak/belum bisa melakukannya. Sementara begini saja dulu :) ] dan saya letakkan di atas bidang datar. Kemudian saya beri tanda pada bagian ujung dari bayangannya. Waktu itu saya melakukannya sekitar pukul 11.30. Lalu hal yang sma saya lakukan setelah pukul 12.30. Kedua tanda yang sudah saya buat kemudian saya hubungkan. Jadilah arah timur-barat.

Baca selanjutnya di duniaastronomi.com

Posted in Pengamatan | 18 Comments

18 Responses

  1. on 2007.05.30 at 09:35 jeff

    ini ya websitenya ?

    http://www.geo-orbit.org/sizeimgs/magorientr.gif

    http://www.geolab.nrcan.gc.ca/geomag/apps/mdcal_e.php?Year=2007&Month=5&Day=30&Lat=6&Min=58&LatSign=-1&Long=110&Min2=25&LongSign=1&Submit=Calculate+magnetic+declination&CityIndex=0


  2. on 2007.05.31 at 10:21 Hanief Trihantoro

    hmmm … bukan sih sebenernya. tapi toh sepertinya sama aja isinya, jadi ndak masalah.

    setelah saya cari lagi, web yang saya maksud adalah

    http://www.ngdc.noaa.gov/seg/geomag/jsp/Declination.jsp

    kalo gambar di atas saya ambil dari wiki

    http://en.wikipedia.org/wiki/Image:IGRF_2000_magnetic_declination.gif

    trims ya jeff.

    oya, webmu kutaut dari sini ya … .


  3. on 2007.06.02 at 22:15 edwards

    Atur-atur lah … :P


  4. on 2007.06.08 at 07:05 jeff

    Sama2 Pin, sori telat balesnya hehehe
    btw, aku taut juga ya di situsku :) .


  5. on 2007.09.04 at 10:20 PB

    Seandainya matahari tidak tepat di atas equator, apakah metode penetuan arah mata angin di atas masih akurat ?


  6. on 2007.09.29 at 15:56 Hanief Trihantoro

    justru itu PB, penentuan di atas tidak memerlukan matahari berada di atas ekuator :)


  7. on 2008.02.13 at 04:58 Genghis Khun

    Mas Hanief menulis:
    …Waktu itu saya melakukannya sekitar pukul 11.30. Lalu hal yang sma saya lakukan setelah pukul 12.30. Kedua tanda yang sudah saya buat kemudian saya hubungkan. Jadilah arah timur-barat.
    …

    Koreksi Mas:
    Kita jangan melupakan Equation of Time, yaitu waktu SEBENARNYA bumi mengelilingi matahari (Bukan waktu RATA-RATAnya).
    Sayang tulisan di atas tidak mencantumkan hari percobaan. Tetapi gapapa, saya anggap pertengahan Mei sebelum posting ok?
    Rata-rata tengah hari di semarang adalah pukul 11.39 WIB, tetapi karena kecepatan matahari berubah-ubah, pada pertengahan Mei (15 Mei?) waktu transitnya adalah pukul 11.35 WIB.
    Jadi bayangan kedua seharusnya dicatat mas Hanief pada pukul 11.40 WIB.(bukan jam 12.30 WIB)
    Jam 12.30 WIB sudah pasti bayangannya makin panjang ke arah tenggara. Garis yang dibuat mas Hanief jadi serong.
    Yang perlu diingat bahwa setiap hari waktu transit matahari selalu berubah.
    Ada cara lain penentuan timur barat dengan mengamati jalur ekliptika:
    Kira-kira Tgl 1 Maret dan 11 Oktober, bayangan matahari sepanjang hari itu menunjukkan arah timur dan barat (khusus untuk Semarang/ Daerah lintang 7 LS).
    Mohon koreksi kembali bila tulisan ini salah.
    Lebih lanjut tentang Equation of Time baca di:
    nafanakhun.wordpress.com

    Genghis Khun
    nafanakhun.wordpress.com


  8. on 2008.07.03 at 23:19 Hanief Trihantoro

    >genghis khun

    setelah saya pikir-pikir lagi, apakah mungkin percobaan tersebut menjadi lebih baik apabila jumlah titik/tanda yang dibuat diperbanyak? misalnya setiap 10 menit sekali sejak sebelum matahari transit hingga sesudah transit.

    masalah persamaan waktu (equation of time), saya pernah dengar tapi belum begitu mendalami. untuk percobaan saya ini memang yang dilakukan hanya secara sederhana saja. jadi banyak koreksi yang harus dilakukan sebelum menggunakan metode ini untuk dapat dikatakan sebagai percobaan yang benar-benar ilmiah.

    tapi terima kasih atas tanggapannya :-)


  9. on 2008.07.08 at 15:02 Hamrin

    Tanggapan dari Genghis Khun di atas sudah benar dan sedikit tambahan dari saya.
    Untuk menentukan arah mata angin dari benda angkasa seperti matahari, bulan,bintang dan planet sekalipun bisa di lakukan.
    1. Yang perlu di ingat adalah semua KOMPAS yang ada pasti ada koreksinya, apalagi yang namanya Magnetic Compass, koreksinya pun berbeda-beda di setiap bagian bumi dan setiap waktu. Jadi kalau koreksi kompas anda sekarang -1 derajat maka tahun depan akan berubah lagi, begitu seterusnya.Hal ini terjadi karena arahnya dipengaruhi oleh magnet bumi yang setiap saat bergerak karena adanya pergeseran di perut bumi. Yang mana pergeseran ini kalau besar biasanya di sebut gempa.jadi kalau anda mengambil kompas yang anda miliki sebagai patokan maka akan terjadi kesalahan.
    2. Untuk menghubungkan kedua titik yang anda dapat dari interval waktu yang anda tentukan 1 jam ( 1/2 jam sebelum dan sesudah matahari berembang=Meridian passage atau merpass) hal tersebut juga kurang tepat karena merpass tidak terjadi pada saat jam 12 siang setiap hari karena pengaruh pergerakan bumi terhadap porosnya, makanya terjadi 4 musim di daerah-daerah kutub.
    3. Kalau mau tentukan arah mata angin kapanpun dan dimanapun bisa di lakukan dengan, pertama menentukan posisi lintang dan bujur posisi kita, kedua cari waktu MERPASS pada hari yang bersangkutan(kalau di indonesia biasanya Merpass itu terjadi lebih kurang lima menit sebelum waktu shalat Dzuhur daerah setempat) tapi untuk lebih jelasnya bisa di lihat di Almanak Nautika. Ketiga..setelah di dapat waktu merpass setempat maka bisa di tanam tongkat atau semacamnya. Ke empat tepat pada saat merpass catat garis bayangan tongkat tersebut. maka garis tersebut menunjukan arah Utara-Selatan, kemudian tinggal buat garis tegak lurus yang lain untuk menentukan arah Timur-barat.
    4. Dari hasil arah tersebut Kompas saudara dapat di koreksi besar kesalahan penunjukan kompas tersebut.
    5. pada saat bulan JULI seperti sekarang ini sangat bagus di lakukan karena matahari berada di belahan bumi bagian utara. jadi bayangan tongkat yang di hasilkan akan lebih jelas…terutama bagi yang bermukim di Semarang (jawa) karena JAWA berada di bumi bagian Selatan.

    Semoga bermanfaat.


  10. on 2008.09.22 at 15:39 saiful

    saya melihat banyak komentar tentang tulisan yang anda buat. mungkin saya bisa menambahkan.

    pertama, anda membuat titik pada saat yang acak. yaitu pukul 11.30 WIB dan 12.30 WIB

    kedua, anda tidak membuat garis pembantu/patokan

    saran saya.

    1. anda buatlah sebuah lingkaran (lebih bagus kalau banyak lingkaran)
    2. pada titik tengah lingkaran tersebut anda letakkan tongkat yang tegak loros atau botol seperti yang anda gunakan tersebut
    3. berilah tanda apabila bayangan dari ujung botol/tongkat tersebut mengenai pada garis lingkaran tersebut.
    4. ketika matahari berada di timur sebelum kulminasi, bayangan ujung botol tersebut menyentuh garis lingkaran bagian barat.
    5. ketika matahari di bagian barat setelah kulminasi, bayangan ujung botol akan menyentuh bagian tumur dari lingkaran.
    6. buatlah garis lurus yang menghubungkan antara kedua titik pada lingkaran tersesut
    7. itulah arah timur dan barat

    catatan :
    - anda tidak perlu memperhatikan equation of time (perata waktu), karena pengukuran tersebut tidak berpatokan pada jam, tetapi pada kulminasi matahari
    - abaikan juga deklinasi matahari, karena patokan pengukuran adalah bayangan ujung tongkat, kalau matahari berada di utara, otomatis bayanga berada di selatan, dan sebaliknya.


  11. on 2008.09.22 at 19:59 hanief trihantoro

    -> saiful
    betul. sebenarnya saya juga tahu cara tersebut. malah bisa dibilang begitulah cara pertama yang saya tahu. tetapi saya tidak bisa membuat lingkaran yang cukup besar agar dapat digunakan dalam percobaan. saya tidak punya jangka yang cukup besar :-)

    jadi, percobaan ini memang saya lakukan dengan sangat sederhana. oleh karena itu banyak kekurangannya dan masih bisa dilakukan dengan lebih baik lagi.

    terima kasih buat komentarnya.


  12. on 2008.10.15 at 11:12 srie m

    ;0


  13. on 2008.12.31 at 16:57 Hendra

    Ada nggak artikel ttg sejarahnya??????


  14. on 2009.01.01 at 00:00 elanamy

    Percobaan dan pengukuran anda sebenarnya sudah oke! Sebab dengan cara seperti itulah arah Barat-Timur dan Utara-Selatan benar2 mengarah (arah yang sudah benar). Sebab yang jd pemandunya adalah fenomena alam yang nota-bene benar adanya (istilah kerennya: Hukum Alam, Sunnatulloh); yakni matahari buatan Tuhan.
    Sebenarnya yang diperlukan adalah LINGKARAN besar. Begitu bayangan tongkat yang tegak lurus (botol) sudah menyentuh garis, beri tanda. Begitu juga setelah matahari melewati titik kulminasi, beri tanda pada garis lingkaran itu. Tarik 2 garis tsb, jadilah ia arah Barat-Timur. Kemudian garis tegak lurus dari garis tersebut adalah arah Utara-Selatan.
    Teori ini biasanya juga dipakai untuk mengukur arah Kiblat, yang disebut dengan BENCET (TONGKAT ISTIWA’).
    Saya akan segera posting tentang teori ini dengan aplikasi pengukuran ARAH KIBLAT di:
    http://elanamy.wordpress.com dan
    http://mualliminsunandrajat.blogspot.com


  15. on 2009.01.12 at 14:20 Hanief Trihantoro

    -> elanamy

    kesulitan dalam pembuatan lingkaran besar itulah yang membuat saya tidak melakukannya. sebenarnya saya memang pernah mengikuti metode penentuan arah mata angin yang menggunakan lingkaran besar, tapi dulu lingkaran itu dibuat dengan jangka besar (jangka untuk papan tulis, biasanya ada di setiap kelas di sekolah). dan saya tidak punya jangka sebesar itu. :-)

    saya sebenarnya tahu satu lagi cara membuat lingkaran besar, yaitu dengan dicetak/print. tapi saya belum sempat melakukannya saja.


  16. on 2009.01.13 at 00:54 elanamy

    Bang Hanief…tuh udah bisa diklik… di http://elanamy.wordpress.com/2009/01/03/cara-mengukur-arah-kiblat/


  17. on 2009.01.13 at 22:32 Hanief Trihantoro

    -> elanamy
    hehehe, iya, udah bisa :-)


  18. on 2009.01.15 at 16:28 sahabat

    saya mau tanya nich ma tmen2,
    ada pengalaman temen saya yang begitu mengejutkan, dia seorang pendidik sekolah dasar, suatu waktu ada murid yang bertanya seperti ini, arah mata angin ada 8, dia menggambarkan ke-8 arah itu dan bertanya diantara arah timur dan selatan disebut tenggara, bukan disebut timur daya?… bagi yg bisa ngasih jawaban dari pertanyaan itu, tolong beritahu saya via email
    terimakasih.



Comments are closed.

  • Komentar …


    Tinggalkan komentar Anda pada halaman Tentang Situs & Penyusun. Jika Anda memiliki pertanyaan seputar astronomi, silakan tanyakan di halaman Tanya Jawab
  • Statistik

    • 45,688 Pengunjung
  • Artikel Populer

    • Sistem Klasifikasi Galaksi
    • Koordinat Horison (Alt-Azimuth)
    • Koordinat Langit Ekuatorial
    • Berita Bohong Mars
    • Astrofotografi
    • Geo atau helio - sentris?
    • IYA2009, Tahun 2009 Sebagai Tahun Astronomi Internasional
    • Koreksi Arah Mata Angin
  • Artikel Terbaru

    • 237
    • 236
    • 235
    • Kabar Terbaru
    • Gerhana Bulan Penumbra 9 Februari 2009
    • Gerhana Matahari Cincin 26 Januari 2009
    • IYA2009, Tahun 2009 Sebagai Tahun Astronomi Internasional
    • Gerhana Bulan Sebagian 17 Agustus 2008
  • RSS Dunia Astronomi

    • Mengenal Bulan Lebih Dekat
    • Gerhana Matahari Total 22 Juli 2009
    • Mengukur Jarak Bintang Dengan Paralaks
    • 100 Hours of Astronomy
    • Galaksi Bimasakti
    • Gerhana Bulan Penumbra 9 Februari 2009
    • Gerhana Matahari Cincin 26 Januari 2009
    • IYA2009, Tahun 2009 Sebagai Tahun Astronomi Internasional
    • Gerhana Bulan Sebagian 17 Agustus 2008
    • Mengamati Planet Di Malam Hari
  • Kategori

  • Komentar Terbaru

    Andi Asep Ridho on Tentang Situs & Penyu…
    Andi Bukhari on Geo atau helio – se…
    hanief on Tanya-Jawab
    gauss on Geo atau helio – se…
    indra birahi on Gerhana Matahari Cincin 26 Jan…
  • Meta

    • Log in
    • Entries RSS
    • Comments RSS
    • WordPress.com
  • Pranala Populer

    • duniaastronomi.com/2…
    • galaxyzoo.org
    • kampungblog.com
    • duniaastronomi.com/2…
    • infogue.com
    • duniaastronomi.com/2…
    • duniaastronomi.com/2…
    • duniaastronomi.com/2…
  • Fase Bulan Saat Ini


    Klik di sini untuk melihat fase bulan saat ini.
  • Locations of visitors to this page -------------------------------- KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia -------------------------------- Site Meter --------------------------------
  • Kata Kunci

    Astronomi Astronomi Di Indonesia Astronomy Links Berita Bintang Bulan Galaksi Gerhana Koordinat Langit Langit Malam Matahari Pengamatan Planet Sejarah Tata Surya
  • Hanief Di Twitter

    • pikir susahnya memulai sesuatu, tapi kalau sudah mulai, semuanya jadi gampaaaaang . . . jadi, mari kita mulai ... http://plurk.com/p/2jtj9m 1 week ago
    • sedang break ishomamashois http://plurk.com/p/2iowg0 1 week ago
    • sedang ngenet doeloe sebeloem tjoeap-tjoeap http://plurk.com/p/2i2qsr 1 week ago
    • benci mouse ini, klik sekali dapet dua. jadi dibanned lagi dari komen di fb . . . =)) http://plurk.com/p/2hx03k 1 week ago
    • sedang nyari rumah kontrakan di sekitar undip tembalang http://plurk.com/p/2hw55v 1 week ago
  • Hanief di Flickr

    DSC04577

    DSC04576

    More Photos
  • Spam Ditolak

    1,707 spam comments
    blocked by
    Akismet

Blog at WordPress.com.

Theme: Mistylook by Sadish.